Kamis, 02 Februari 2017

RESENSI PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH UNTUK MAHASISWA PERGURUAN TINGGI

PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH
UNTUK MAHASISWA PERGURUAN TINGGI

Judul Buku : PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH
 UNTUK MAHASISWA PERGURUAN TINGGI
Penulis : Prof. Dr. Hj. Yoce Aliah Darma, M.Pd.
 Dr. Hj. Nini Ibrahim, M.Pd.
Penerbit, Kota Terbit : UHAMKA PRESS, Jakarta
Bulan, Tahun Terbit : Agustus 2016
Cetakan : I (Pertama)
Tebal Halaman : 279 Halaman

Buku Penulisan Karya Tulis Ilmiah untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi ini ditulis oleh Prof. Dr. Hj. Yoce Aliah Darma, M.Pd. dan Dr. Hj. Nini Ibrahim, M.Pd.. Prof. Dr. Hj. Yoce Aliah Darma, M.Pd. merupakan salah satu dosen di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), setelah pensiun dari UPI diangkat sebagai Guru Besar tetap di Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) tepatnya di Sekolah Pascasarjana UHAMKA sampai sekarang. Sedangkan Dr. Hj. Nini Ibrahim, M.Pd. merupakan salah satu dosen tetap di Univeristas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) dan sekaligus Sekretaris Program Studi Pendidikan Bahasa Indonseia di Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) sampai sekarang. Jadi, kedua penulis buku Penulisan Karya Tulis Ilmiah untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi merupakan dosen yang mengajar di UHAMKA dan sudah banyak karya-karya beliau dalam bentuk buku.
Dalam buku Penulisan Karya Tulis Ilmiah untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi ini, menulis adalah kegiatan yang memberdayakan diri sendiri dan orang lain. Ide, pemikiran, hal baru, sejarah, ataupun cerita dapat disampaikan kepada orang lain lebih luas melalui media tulisan. Kesempatan besar untuk menyebarkan ide dan pemikiran perlu didukung oleh kemampuan penulis. Penulis buku ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam menulis atau menyusun karya tulisnya berupa makalah, laporan buku, skripsi, tesis, dan disertasi. Buku ini menjelaskan atau menjabarkan mengenai menulis karya ilmiah, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), pengumpulan data dalam penulisan karya ilmiah, struktur karya ilmiah, unsur-unsur kelengkapan karya tulis ilmiah, logika sebagai sarana berpikir ilmiah, bahasa dalam karya ilmiah, dan menulis sebagai laporan.
Menulis adalah keterampilan praktis yang membutuhkan yang membutuhkan latihan terus menerus dan bukan hanya bergantung pada bakat seseorang, melainkan merupakan suatu keinginan atau minat yang besar untuk mau belajar dan membangun kebiasaan untuk menuangkan gagasan lewat tulisan. Jadi, lebih jelas menulis bisa diartika sebagai alat komunikasi dengan menggunakan bahasa tulis. Dalam menulis terdapat manfaat di dalamnya yaitu, penulis dapat memunculkan ide baru dan menuangkan dalam tulisan dengan cara mengorganisasi informasi dan pengetahuan melalui pemahaman bahasa yang sesuai dengan ide dan gagasan penulisan. Jelasnya manfaat menulis adalah untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, mengembangkan kemampuan berbahasa, dan mengembangkan sikap percaya diri untuk mampu mengungkapkan gagasan atau ide dalam bentuk tulisan.
Menurut Darma dan Ibrahim (2016: 6) Karya tulis ilmiah adalah suatu tulisan yang membahas suatu permasalahan. Permasalahan ini dapat diantisipasi berdasarkan pengamatan, penyelidikan, dan pengumpulan data yang diperoleh melalui penelitian. Karya tulis ilmiah sebagai sarana komunikasi pengetahuan yeng berbentuk tulisan menggunakan sistematika yang dapat diterima dan sistematika penulisannya yang disepakati.
Karya tulis ilmiah tidak semua identik dengan karya hasil penelitian. Karya hasil penelitian merupakan suatu jenis dari karangan ilmiah. Secara umum karangan ilmiah terbagi ke dalam jenis-jenis seperti laporan, makalah, skripsi, tesis, dan disertasi.
Penulisan karya tulis ilmiah tidak terlepas dari bahasa lugas atau bahasa yang baku sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).  EYD merupakan ketentuan aturan bagi tata cara menulis dalam bahasa Indonesia, misalnya bagaimana menulis huruf kapital, penulisan kata, unsur serapan, tanda baca pengtuasi, dan lain-lain. oleh karena itu, setiap orang mau menulis perlu sekali memperhatikan EYD.
Untuk memperkaya pemahaman dan pengetahuan dalam penulisan karya ilmiah, diperlukan adanya pengumpulan data, informasi, atau pengetahuan tambahan yang berkaitan dengan tema karangan ilmiah. Pengumpulan data yang dilakukan dengan membaca bahan kepustakaan, mengadakan wawancara, atau pengamatan lapangan. Dalam hal ini, diperlukan pengamatan langsung objek yang akan ditulis dalam karangan dan dapat pula dilakukan dengan cara mengadakan percobaan-percobaan. Data adalah informasi tentang suatu gejala. Bentuknya dapat berupa angka-angka, kata-kata, tindakan, atau foto. Data merupakan hal yang penting dalam karangan ilmiah. Data diperlukan sebagai sarana untuk membektikan suatu pendapat atau untuk merumuskan kesimpulan.
Penyusuna atau penulis karya tulis ilmiah terdapat pola atau struktur penulisan ilmiah. Beragamnya pola penulisan karangan ilmiah hendaknya tidak menjadikan suatu kebingungan sebab hal itu, meruapakan masalah selera dan preferensi perseorangan. Dalam penulisan karya tulis ilmiah ada yang lebih penting yaitu bagaimana memahami dan mengembangkan dasar pemikiran. Dengan begitu penulisan karya tulis ilmiah yang perlukan diperhatikan adalah apakah pengembangan pemikiran secara logis dan mencerminkan kerangka penalaran ilmiah. Penulisan karya tulis ilmiah adapun pola atau struktur karya ilmiah seperti pengajuan masalah, penyusunan kerangka teoretis, metodologi penelitian, pembahasan hasil penelitian, ringkasan dan kesimpulan, sumber pustaka,
Berdasarkan pola atau struktur karya tulis ilmiah ada suatu hal yang tidak bisa pisahkan yakni unsur kelengkapan karya ilmiah. Unsur kelengkapan karya ilmiah berupa halaman judul, halaman persembahan, kata pengantar, abstrak, daftar isi, daftar tabel, daftar lampiran, dan riwayat hidup. Unsur kelengkapan karya ilmiah ini merupakan salah satu hal yang terpenting dalam menyusun atau penulisan karya karya ilmiah karena kelengkapan ini sebagai bukti terdapat sebuah penulisan karya ilmiah.
Penulisan karya ilmiah yang perperan penting yaitu logika sebagai sarana berpikir ilmiah karena suatu pengolahan data ataupun penyusunan suatu karangan tidak lepas dari perumusan pendapat dan kesimpulan-kesimpulan. Pendapat dan kesimpulan sahih (valid) harus dilakukan melalui suatu proses penalaran dengan cara tertentu. Penalaran adalah suatu proses berpikir untuk menghubungkan-hubungkan data atau fakta yang ada sehingga sampai pada suatu kesimpulan. Supaya kesimpulan itu benar, maka melakukanya tidak sebarangan. Cara penarikan kesimpulan disebut logika. Logika menyatakan, menjelaskan, dan mempergunakan prinsip-prinsip abstrak dalam merumuskan kesimpulan. Dalam penarikan kesimpulan dalam penulisan karangan ilmiah berfokuskan pada dua cara penarikan kesimpulan, yakni logika deduksi dan logika induksi. Logika deduksi merumuskan kesimpulan dari yang bersifat umum menjadi khusus. Sedangkan logika induksi erat hubungannya dengan penarikan kesimpulan dari khusus menjadi kesimpulan yang umum.
Bahasa dalam karya ilmiah marupakan komponen yang paling terpenting dalam penulisan karya ilmiah. Penulisan karya ilmiah pada dasarnya merupakan kumpulan pernyataan yang mengemukakan informasi tentang pengetahuan maupun jalan pemikiran dalam mendapatkan pengetahuan. Agar mengkomunikasikan pernyataan dengan jelas, maka penulis harus menguasai tata bahasa yang baik. Penguasaan bahasa yang baik marupakan salah satu syarat yang mutlak dalam proses penulisan karya ilmiah. Oleh sebab itu, langkah pertama dalam penulisan karya ilmiah yang baik adalah penggunaan tata bahasa yang benar. Selain bahasa yang harus dikuasai oleh penulis, penulis harus mempunyai format penulisan tertentu seperti penggunaan catatan kaki atau menuliskan daftar pustaka. Berdasarkan penjelasan tersebut penulisan harus menguasai semua itu dengan baik agar penulis dapat berkomunikasi karyanya itu sesuai dengan yang diharapkan.
Ketika penulisan karya ilmiah sesuai dengan harapan penulisan maka penulisan menyampaikan laporan yang berdasarkan fakta-fakta. Laporan harus menyampaikan fakta-fakta atau data kepada penerimanya secara feketif. Dengan demikianm pelapor harus tahu secara tepat siapa yang akan menerima lapaoran itu. Laporan yang dibuat harus sempurna dan komplit, yang tidak berarti tidak boleh hal-hal yang diabaikan bila hal-hal itu diperlukan untuk memperkuat kesimpulan dalam laporan itu. Laporan juga harus disajikan secara menarik, baik itu dalam susunan ataupun dalam penggunaan bahasa. Oleh karena itu, penulis laporan harus mengetahui cara-cara penulisan laporan di samping kaidah-kaidah penggunaan bahasa.
Kelebihan buku Penulisan Karya Tulis Ilmiah untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi ini adalah dalam penyampaian atau penjelasan mengenai penulisan karya ilmiah mudah dipahami dan setiap subbab atau submateri disertai dengan contoh-contohnya dalam penyampaian atau penjelasannya.  Sehingga bagi pembaca dan mahasiswa yang menggunakan atau membaca buku ini dapat lebih mengerti dan dapat menerapkan saat penyusunan atau penulisan karya ilmiah berupa laporan, makalah, skripsi, tesis, dan disertasi. Sampul pada buku ini sangat menarik dan bagus, dan terdapat 8 Submateri di sampul depannya sehingga pembaca menambah ketertarikan ketika ingin membaca buku ini.
Kekurangan buku Penulisan Karya Tulis Ilmiah untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi adalah ada penulisan dari bahasa Inggris yang tidak cetak miring dan pada submateri mengenai huruf kapital ditulis “huruf besar” padahal yang dimaksud ialah “huruf kapital” karena dalam bahasa Indonesia tidak ada “huruf besar” tapi “huruf kapital”.
Buku Penulisan Karya Tulis Ilmiah untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi ini sangat bermanfaat dan bagus dibaca oleh kalangan mahasiswa, siswa, guru, dosen dan sebagainya, dalam menyusun atau menulis karya tulis ilmiah berupa laporan, makalah, skripsi, tesis, dan disertasi. Buku ini sangat bagus untuk dijadikan referensi atau pedoman penulisan karya tulis ilmiah siswa ketika guru memberikan tugas mengenai penyusunan atau

4 komentar:

  1. kang Sahrul Umami saya minat bukunya bagaimana caranya..

    BalasHapus
  2. Buy Metal Online - The Technotanium Arts
    Buy metal online. Metal. We babyliss pro titanium hair dryer have it all! This is why งานออนไลน์ most bands have metal. Not just a band, but ion chrome vs titanium a series of titanium sheet CDs, video CDs, titanium blue and more.

    BalasHapus